​Langit, Ajarkan Aku Tentang Perpisahan

Aku tahu, Allah selalu menyandingkan sesuatu dengan pembaliknya. Memberikannya kepada kita sesuatu itu atau pembaliknya, sempurna, sesuai dengan takaran seadil-adilnya. Sesuatu itu sering dikatakan baik, dan pembaliknya sering dikatakan tidak baik. Namun bukan, bukan seperti itu mengartikannya. Sesuatu itu, maupun pembaliknya, adalah sama: baik menurut Allah. Manusia lah yang melabelkannya baik dan buruk. Itu yang aku yakini.

Seperti halnya perjumpaan dan perpisahan. Dua hal berbeda, yang jika kita mampu memaknai dengan baik, mereka akan menjadi baik di mata kita. Sahabatku pernah berkata, bahwa kita tidak bisa menghindar dari adanya perjumpaan dan tidak bisa menolak adanya perpisahan. Ia bilang, nikmati saja kisah yang terukir, lalu jadikan itu sebagai pemacu diri untuk melangkah lebih baik. Sebagai sahabat, aku juga meyakini itu.

Namun, langit..
Saat perpisahan ada di depan mata, selalu ada gusar yang bersembunyi dalam kata. Seolah aku terbiasa berpisah dari hal-hal yang aku suka dan aku tersenyum, namun hatiku tidak. Bagiku, perpisahan adalah hal yang menyebalkan.

Langit.. Ajarkan aku..
Apakah benar, bahwa perpisahan adalah awal perjumpaan yang manis nantinya?
Apakah benar, bahwa melihat dari kejauhan adalah hal yang menyenangkan?
Ajarkan aku apa yang sebenarnya dirahasiakan olehmu.


Untuk kesekian kalinya,
Hanya doa yang akan menemaniku
Setidaknya, menenangkanku
Atas rindu pada kalian, adik-adikku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s