Sabar dan Syukur

sabar itu tiada batasnya, dan bersyukur itu tiada syaratnya. demikian, masih adakah celah untuk mengeluh?
sabar dan syukur, dua kata yang menggambarkan ciri kaum mukminin. mereka adalah dua kata kerja, bukan kata sifat. bekerja, dengan berupaya untuk terus bersabar di saat apapun. bekerja, dengan berupaya untuk terus bersyukur dalam kondisi apapun. ujian yang Allah berikan bukan hanya dalam hal kesulitan, namun dalam bahagia pun ada ujian yang tersimpan. dan dua sikap itu untuk orang mukmin, orang-orang yang beriman.

saya berani menuliskan kalimat ‘sabar itu tiada batasnya’, karena saya yakin setiap orang mampu bersabar selama ia mau bersabar. hal yang membatasi kesabaran itu hanyalah dirinya sendiri. ini pula yang menjadi alasan mengapa hanya orang mukmin yang mampu melakukannya, sebab ia yakin bahwa Allah akan memenuhi janji-janjiNya pada orang-orang yang bersabar.

Aisyah pernah berkata, bahwa baginda Rasulullah SAW bersabda: “Tidak menimpa ke atas seorang mukmin satu kecelakaan, biarpun duri,ataupun lebih daripada itu, melainkan Allah akan menggugurkan dengannya satu dosa.” (HR Bukhari dan Muslim)

“Sesungguhnya orang yang bersabar akan diberikan pahala mereka tanpa hisab (tanpa batas) ” (QS. Az-Zumar: 10).

“Dan barangsiapa yang bersabar, maka Allah akan menjadikan dirinya penyabar, dan tiada pemberian yang (Allah) berikan kepada seseorang yang lebih baik dan lebih luas (manfaatnya) daripada kesabaran.” (HR Bukhari dan Muslim)

saya berani menuliskan kalimat ‘bersyukur itu tiada syaratnya’, karena saya yakin pula dalam kondisi apapun sebaiknya setiap orang mampu mensyukurinya, tak perlu ada syarat. pun ini mungkin yang menjadi alasan mengapa hanya orang mukmin yang mampu melakukannya, sebab ia yakin bahwa Allah akan memenuhi janji-janjiNya pada orang-orang yang bersyukur.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7).


Dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinaan radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Sungguh menakjubkan urusan orang yang beriman, semua urusannya adalah baik. Tidaklah hal itu didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila dia tertimpa kesenangan maka bersyukur. Maka itu baik baginya. Dan apabila dia tertimpa kesulitan maka dia pun bersabar. Maka itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)

semoga kita termasuk golongan orang-orang yang mampu bersabar dan bersyukur 🙂 aamiin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s