Sebuah Keputusan

???????????????????????????????Sejatinya setiap manusia pasti berkomunikasi dengan orang lain. namun perlu kita sadari bahwa kita harus dapat membina komunikasi dengan orang lain dengan cara yang baik pula, terutama jika komunikasi tersebut dilakukan oleh lawan jenis. sebab jika tidak dibina dengan cara yang baik, dampaknya juga tidak baik. bisa jadi, hubungan komunikasi tersebut dapat menjerumuskan diri ke dalam zina, dan bahkan dapat memutus tali silaturahmi.

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)

“Tidak masuk surga orang yang memutuskan silaturahmi.” (Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 5984) dan Muslim (no. 2556), dari Sahabat Anas bin Malik.)

banyak hikmah dari sebuah kisah seorang saudara yang sungguh menguras banyak emosi dari hari ke hari ini. kecintaan terhadap seonggok makhluk menjadikannya lupa terhadap hakekat hidupnya. ia terlena dengan kenikmatan semu yang ia rasa, lupa atas kewajiban lain yang seharusnya ia tunaikan, lupa atas hak-hak orang lain yang seharusnya ia berikan. terkadang ia sadar, namun seketika ia lupa, dan terus berulang. diri ini harus rela menjadi “tempat sampah”nya setiap saat dan menjadi “alarm”nya saat ia lupa. sabar, hanya itu kata yang mungin bosan ia ingat dari sekian banyak nasehat yang tersampaikan.

pada akhirnya banyak pelajaran yang dapat dipetik bersama, saya pun dia. pada suatu hari, saya mendapati perubahan dari diri saudara saya tersebut. sebuah keputusan yang saya anggap begitu luar biasa. keputusan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri padaNya. mungkin terkesan biasa saja bagi orang lain yang mengenalnya, sebab ia memang dikenal sebagai sosok yang begitu luar biasa, jadi mereka akan menganggap bahwa hal tersebut memang hal yang biasa ia lakukan. namun bagi saya yang menemaninya dalam menyelesaikan masalah ini, keputusan itu adalah langkah luar biasa yang berani ia ambil. sebuah ketegasan diri yang akhirnya ia ambil untuk menghentikan deritanya selama ini. saya bangga, terharu. sempat saya merasa sedih dengan keputusannya ini, satu alasan pribadi. namun saya kagum dan saya hormati keputusannya yang satu ini.


saudaraku, semoga Allah menguatkanmu. semoga Allah meneguhkan azzammu dalam cintamu padaNya dan meninggikan agamaNya. semoga engkau ridho terhadap segala ketetapanNya. semoga suatu hari nanti, Allah mempertemukanmu dengan yang seharusnya, dengan caraNya yang sangat indah. aamiin

dalam diam, kita berproses bersama. menjadi kupu-kupu indah atau pohon kelapa yang kontribusinya tak diragukan. semoga Allah meridhoi doa-doa yang terpanjatkan. selamat bermetamorfosa menjadi pribadi yang lebih indah 🙂

Jumat, 6 Maret 2015
Sahabatmu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s