Berbagi Rasa

bagaimanapun, manusia tetaplah manusia
ia memberi rasa, ia bisa merasa

tentang sebuah rasa, ada satu rasa yang bagi saya itu aneh
seolah sudah terbiasa, bahwa ada yang tak biasa saat rasa itu ada
meskipun mencoba mengelak, ternyata fakta tak terelak
dan tak jarang itu benar

entahlah bagaimana menuliskannya
yang jelas, rasa itu penuh dengan sesak dan kekhawatiran
ia menuju pada seseorang
selalu seperti itu

kali ini, hal itu terulang kembali
entah ini sudah yang keberapa kali
ada yang tidak apa-apa di ujung sana
di tempat yang sangat jauh yang bahkan mata tak mampu membayangkan

sesungguhnya saya tak ingin berbagi rasa
rasa yang sama, yang juga menyakitkan
tapi ternyata seseorang itu mengalaminya pula
dan memaksa saya kembali mengingat rasa

pertanyaan saya adalah,
mengapa harus saya yang merasakannya?

haha. ini bukan tentang cinta kok.. tenang saja.. (bosen bahas cinta mulu.. wkwk)
ini hanya tentang pertalian ukhuwah yang terbentuk akibat sebait doa,
dan ungkapan dari sebongkah kepercayaan
itu saja, tak lebih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s