Indahnya Bersama Kalian

satu hal yang membuat saya merasa sangat sesak saat ini. dari satu momen yang mengumpulkan kami bersama saudara-saudara kami lainnya yang lebih berpengalaman. saat itu saya tersadar akan satu hal yang membuat saya cukup merenung, sedih. apakah suatu saat nanti aku akan berhenti menikmati keindahan ini, yaa Allah? mohon jangan cabut nikmat ini, Rabb…

bersama mereka, saya merasa sungguh berarti. bersama mereka, saya bisa memperbaiki diri. bersama mereka, seolah semangat dicharge kembali hingga full. dan bersama mereka, nikmatnya berukhuwah sungguh terasa. mungkin itu yang menyebabkan sesak dada yang sungguh hebat saat ini. saya takut nikmat berukhuwah dengan mereka Allah cabut sewaktu-waktu. saya takut berpisah dengan mereka. saya takut salah satu tangan kami terlepas dari lingkaran ukhuwah ini.

“Selamat tinggal akh …, semoga antum disana berkah. jangan jualan baso disana ya.. haha.” itu salah satu ucapan yang diucapkan ‘orang langit’ organisasi saya kepada salah satu staff saya. satu lagi saudara yang harus berpisah cukup lama karena akan melanjutkan studinya di negeri orang. ya, cukup lama, bahkan kecil kemungkinan ia akan sering kembali ke sini. yang membuat saya sedih adalah beliau merupakan salah satu pengurus terbaik yang saya miliki. entah akan seperti apa organisasi kami sepeninggalan beliau. beliau sungguh menghidupkan suasana keceriaan dan menjadi hiburan bagi pengurus lainnya. beliau akan pergi tak lama lagi. hmm

kehilangan lagi, dan lagi. kali ini sungguh saya merasa kehilangan yang sangat hebat. namun tak mungkin saya tampakkan sebab saya tak mau yang lainnya melihat ekspresi sedih dari pemimpinnya yang satu ini. kali ini adalah kali kesekian saya harus melepas orang-orang yang sangat hebat bagi saya dan organisasi saya. saya akui memang mereka semua sungguh hebat. wajar saja Allah sayang pada mereka dengan mempertemukan harapan mereka dengan kehendakNya. namun sungguh, saya takut, saya sedih. Allah mengabulkan harapan mereka disaat semangat mereka yang sedang tinggi untuk meninggikan dakwah. saya takut tidak menemukan pengganti mereka. tidak, saya harus yakin. “gugur satu tumbuh seribu”, kata orang. ya, saya harus optimis.

semoga Allah terus mempersatukan kami dengan indahnya berukhuwah, dengan indahnya kebersamaan meninggikan agamaNya. sungguh saya tersadar, ini adalah nikmat yang luar biasa yang Allah berikan kepada saya. semoga Allah tak akan mencabut nikmat ini hingga jasad terkubur di liang lahat.

Maka yaa Allah, kuatkanlah ikatannya,
kekalkanlah cintanya,
tunjukkanlah jalannya,
penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup,
lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu,
indahnya takwa kepada-Mu,
hidupkan ia dengan ma’rifat-Mu,
matikan ia dalam syahid di jalan-Mu.
sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong

aamiin

uhibbukum fillah..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s