Setitik Hitam untuk Merahnya Asa

Sesungguhnya kejayaan Islam hanya mengenal dua warna, yaitu merah dan hitam..
Bila dahulu Islam mampu menguasai 2/3 belahan dunia dengan tumpahnya darah para syuhada..
Maka saat ini yakinlah…
Islam mampu merebut kembali kejayaan itu dengan goresan tintamu, wahai pemuda..

Saat waktu coba memotret sebuah masa
Dimana kejayaan tak hanya sebuah asa
Saksikanlah kezaliman dan kebathilan binasa
Maka saat itulah Islam bak sebuah raksasa

Tapaknya ada di seluruh penjuru dunia
Meninggalkan seberkas cahaya
Menerangi kehidupan di bumi dan seisinya

Al Quran melantun merdu
Menerjemahkan bahasa langit tiada tanding
Pemuda,, sungguh syahdu
Salawat serta salam pun senantiasa teriring
Pemuda,, sungguh ku mau
Masa itu kembali bergeming

Tetesan darah syuhada
Kini kau ganti dengan darah saudara mu
Perjuangan mujahid serta mujaddid
Kini kau ganti dengan kenikmatan sesaat

Cinta dunia dan takut mati
Melupakanmu pada tekad itu..
Isy Kariman au Mut Syahidan
Hidup mulia atau Mati Syahid

Kami rindu sosok itu..
Ali Bin Abi Thalib
Karena sejatinya dasar keimanan ialah nurani yang menyala
Zaid bin Tsabit
Karena sejatinya dasar semangat ialah perasaan yang menggelora
Mush’ab bin Umair
Karena sejatinya dasar amal ialah kemauan yang kuat
Muhammad Al Fatih
Karena sejatinya dasar keikhlasan ialah hati yang bertaqwa
Salahudin Al Ayubi
Karena sejatinya dasar keberanian ialah keyakinan yang kokoh

Jika perubahan itu mampu mereka raih dengan diam
Maka sejarah tak akan mencatatnya dengan tinta emas
Karena merah darah itu,,
Tak berarti apa pun dibanding gelar syuhada
Serta firdaus yang dinanti

Sungguh pemuda..
Kami butuh goresan tinta hitam mu
Untuk mewarnai pikiran dan jiwa kami
Seisi kehidupan kami
Telah terkontaminasi oleh serbuan perang fikriyah para zionis
Hingga kami buta
Tak mengerti arti hitam dan putih kehidupan
Hingga agama hanyalah status
Tanpa sebuah pengamalan

Warnai kami dengan tinta hitam mu
Dimana goresan ayat-ayat cintaNya
Mampu memberi penerangan kepada kami
Agar kami mampu melihat kehidupan sebenarnya

Bacalah dengan (menyebut) nama TuhanMu Yang menciptakan
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah
Bacalah, dan tuhanmulah Yang Maha Pemurah
Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam
Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya

Semoga ini bisa menjadi salah satu hitam yg mewarnai jiwa
Ku persembahkan untuk seluruh umat Muhammad
Yang merindukan sebuah pencerahan dan kejayaan
Dari pemuda
Karena iman, ikhlas, semangat, dan amal adalah karakter yang merekat
Pada diri Ar Ruhul Jadid yang senantiasa dirindukan
Lewat merah dan hitam nya

(IW-2010)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s