(ceritanya) Jatuh Hati

“Kita bisa jatuh hati pada orang yang terus-menerus memberikan kebaikan.

Sekeras apapun batu itu, tetap berlubang oleh tetes air terus-menerus. Padahal, apalah arti tetes air kecil dibanding batu. Kita bisa jatuh hati pada orang yang terus menerus peduli pada kita. Sesulit apapun meruntuhkan gunung perasaan, satu per satu dicungkil badannya, pasti akan rubuh pula gunungnya. Kita jatuh hati karena itu, bukan?

Lantas, apakah kita tidak jatuh hati pada yang maha pemberi kebaikan, duhai, setiap hari diberi oksigen untuk bernafas, air minum untuk melepas dahaga, kesehatan, dan tak terhitung nikmat lainnya. Lantas, apakah kita tidak jatuh hati pada yang maha terus-menerus peduli, aduhai, setiap hari kita dijaga dari marabahaya, dilapangkan jalan, dijauhkan dari penghalang, dan tak terhitung kepedulian lainnya, siang dan malam.

Tidakkah kita jatuh hati pada Rabb kita?”

copy paste dari Darwis Tere Liye
mau yang lebih banyak? buka saja http://www.facebook.com/darwistereliye?_ft_=fbid.423360967739377

oh iya, pesanku untuk yang sedang “jatuh hati”…
pikirkanlah, siapa yang lebih pantas untuk dijadikan tautan hati yang hakiki
jagalah kesucian hati untuk yang sejati nanti
jangan jadikan nafsu lebih tinggi dibanding nurani
ya.. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s